[FF] The Black Ribbon: The News #1

“WONJUN – Ketentraman sepertinya belum bisa didapatkan oleh Korea Selatan sepenuhnya. Korban pembunuh berantai The Black Ribbon terus berjatuhan. Selasa (12/05) seorang anak laki-laki berusia 10 tahun ditemukan tewas di sebuah gudang kayu yang sudah lama terbengkalai. Anak laki-laki itu diduga telah disekap selama dua minggu lebih tanpa makanan dan minuman. Tubuhnya dipenuhi oleh memar dan luka sayatan. Di tangan kirinya terikat sebuah pita hitam yang menandakan bahwa dia adalah korban The Black Ribbon yang ke-9 selama 2 bulan belakangan ini.

Teror terus menghantui Korea Selatan. Aparat keamanan dan bahkan FBI belum mampu mengungkap misteri ini. Warga pun mulai resah. Demo mulai terjadi dimana-mana meminta aparat segera menangkap pembunuh berdarah dingin tersebut, dan tidak memakan lebih banyak korban lagi.

“The Black Ribbon benar-benar mengerikan. Dalam dua bulan dia berhasil memakan korban sebanyak 9 jiwa. Itu berarti sekitar 1 jiwa tiap minggunya. Semuanya adalah anak usia 18 tahun kebawah. Tim masih mencari ke seluruh negeri, bahkan keluar negeri untuk mencari kemungkinan korban-korban lain yang belum terungkap. Dia bergerak dengan sangat cepat, jejaknya tidak pernah ditemukan,” tutur Lee Joon, FBI’s Assistant Director.

Continue reading

Advertisements

TERHARU SOB

seriusan gue tercengang ngeliat dashboard ada 36 komen pending dan semuanya nungguin gue, nungguin lanjutan fanfic dsb. ngedoain supaya jadi penulis terkenal. aduh amiiin makasih banyak kalian semua. seriusan. aku cinta kalian. gue suka gaya lo bray. I love you so much, Wo ai ni. Saranghae. Aishiteru. aah semua bahasa ga cukup buat ngungkapin gimana sayangnya gue sama kalian. Terus berkarya guys, I love you all. I don’t need a boyfriend cause I have y’all. You guys are my treasures.

Anyway, gue ngasih pengumuman loh di postingan “Sabar Aja Gak Cukup!” dibaca yaa~ thank you so much muah muah!

[Masih Random] Sadar Aja Gak Cukup!

Saya kali ini mau membahas soal pertanyaan dan jawaban yang paling umum yang terjadi di sekolah. Pertanyaan yang mendapat jawaban rata-rata sama dari tiap kepala. Pertanyaan apakah itu?

Q: Bagaimana cara mengatasi kekacauan yang ada di Indonesia?

A: Itu sih kembali ke kesadaran masing-masing. Karena kalau gak dari kesadaran sendiri ya susah.

Kalian setuju gak sih sama dialog di atas? Kalo saya pribadi sih kurang setuju sama jawaban seperti itu. Karena sadar aja gak cukup!

Kenapa? Nih, banyak orang bilang, orang Indonesia itu harus dicolek dulu baru bertindak. Udah dikasih tanda, udah diteriakin, masih aja diem. Ketika dicolek atau disenggol sedikit baru lah berapi-api semua. Istilah kasarnya, orang Indonesia itu harus dipancing dulu emosi-nya baru mau bertindak. Ckckck, gak punya inisiatif dong ya?

Sebagai contoh kasus pulau yang dicuri Malaysia. Awalnya sebagian besar rakyat Indonesia gak tau kalau negaranya sendiri punya pulau yang bernama Sipadan dan Ligitan. Baru setelah dicuri, rakyat Indonesia marah berapi-api. Telat meeen, keburu dimenangkan oleh Malaysia tuh!

Saya beri contoh dialog lagi nih. Kita sebut saja dialog antara Uclut dan Imen.

Continue reading

[Drabble] Alone

 

A/N: Diary dalam bahasa Inggris, tapi endingnya bahasa Indonesia. Ada pertanyaan di endingnya, bagi yang mau buang waktu luang, silahkan jawab di komen. Arigatou~

lonely-is-not-being-alone-but-its-the-feeling-that-no-one-cared

February, 14th 2009

Is it just me or…everyone is damn busy that they don’t recognize my existence?

I am exist. 

I am here.

But, nobody notices.

That’s fine.

I’m used to it.

Continue reading