[Friends FF] Sad Love Story

Nama author: Kang Hyojoon

Genre: Romance, sad

Rating: general (?)
Cast: Yoon Doojoon (B2ST), Kang Hyojoon (OC’s)

Dia pergi meninggalkanku sendiri di tempat ini. Hanya dengan sebuah kecupan singkat dibibirku.

Aku terpaku menatap punggungnya yang menjauh. Semakin jauh hingga tak bisa kupeluk lagi. Pandanganku mulai mengabur. Air mataku meluncur turun seperti air terjun.

Kau bilang kau mencintaiku.

Apa cinta memang sesakit ini?

Aku yakin, ini bukan cinta. Ini adalah satu hal yang selalu aku takutkan sejak dulu.

Sudah lama waktu berlalu sejak pertemuan pertama kita. Sejak kita mulai merajut cerita cinta kita. Kau selalu meyakinkanku bahwa kita akan melewati semuanya bersama. Kita berdua. Kau dan aku.

Tapi pada akhirnya, cinta kita berakhir juga. Memang benar yang dikatakan banyak orang. Tidak pernah ada hal indah yang abadi.

FLASHBACK

Senyumku mengembang ketika melihat sosoknya yang sedang bersandar di bawah pohon rindang siang itu. Dia terlihat santai sambil sesekali memainkan ponselnya.

Aku melangkah dengan riang ke arahnya. Tapi baru saja beberapa langkah, kulihat seorang yeoja menghampirinya. Yeoja itu bergelung manja di lengan namja itu, namja-ku.

Aku segera bersembunyi di balik tembok dan mengintip apa yang mereka lakukan. Sosok itu tersenyum lalu mencium yeoja tadi dengan mesra dan yah.. cukup lama. Setelah puas, namja itu menggandeng tangan si yeoja dan mereka berdua pun pergi.

Mataku memanas. Bulir-bulir air itu siap jatuh kapan saja. Tak peduli seberapa kuat aku menahannya, toh airmataku tetap jatuh juga. Rasanya seperti banyak pisau tajam yang menusuk hatiku. Sakit! Sakit sekali!

Aku segera berbalik dan berlari sekencang-kencangnya menjauhi tempat sialan itu. Tanganku bergerak meraba bagian tempat jantungku berada. Entahlah, detaknya tak beraturan. Sesak!

Sakit. Ini terlalu sakit.

FLASHBACK END

_____

Walaupun aku tau hari ini akan datang, aku tetap berlagak tidak tau apa-apa dihadapanmu. Seperti biasanya, dia datang dan merangkul bahuku. Dia mengecup bibirku singkat.

Untuk sejenak, aku harap Tuhan bisa menghentikan waktu. Aku ingin seperti ini saja, selamanya.

Dia masih melakukan berbagai hal romantis lainnya. Sampai akhirnya dia mengucapkan kalimat yang awalnya kuharap takkan pernah kudengar darinya.

Kalimat yang berhasil menghancurkan hatiku. Hancur menjadi keping-keping yang tidak akan mungkin disatukan lagi. Untaian kata yang menutup senyum indahnya.

Dia pergi dari hidupku. Mulai saat ini, dia takkan lagi memberikan senyum malaikatnya padaku. Sekarang, yeoja sialan itu yang memiliki senyumnya. Yeoja itu yang mendapat pelukan hangatnya, perlakuan romantis namja ini, namja-ku.

Dari tempatku terduduk sekarang, aku bisa melihat yeoja itu menggandeng lembut tangan namjaku dan mereka berjalan riang. Sementara aku?

Menangis tanpa henti. Yah, cukup untuk membuat Seoul kebanjiran dalam semalam.

FLASHBACK

“Joon-ah, boleh ikut aku sebentar?”

“Ah, Doojoon oppa. Wae geurae?”

Dia segera menarik tanganku dengan lembut ke taman belakang kampus. Lumayan sepi. Tidak banyak orang yang berlalu-lalang. Hm, mungkin karena cuacanya sedang mendung.

Dia membimbingku ke Pohon Ek favoritku. Setelah itu, dia melepaskan genggaman tangannya dan berbalik menghadap padaku.

Oh, tidak. Tuhan, kumohon jangan biarkan ini terjadi. Jangan sekarang, aku mohon..

Dia memegang pundakku dan menatapku dengan tatapan teduhnya. Kedua bola mata gelap itu terus menatapku selama beberapa saat. Hingga akhirnya dia menarik nafas dan membuangnya dengan berat.

“A-Ada apa, oppa? Ada yang ingin kau katakan?” tanyaku. Suaraku bergetar. Airmata sudah mulai menggunung di kedua pelupuk mataku.

Tuhan, kumohon.. Aku belum siap kehilangannya..

“Joon-ah, kurasa sebaiknya kita akhiri saja hubungan kita sampai disini. Aku merasa sudah tidak cocok lagi denganmu. Mianhae. Tapi, kau gadis yang baik. Carilah namja lain yang lebih dariku, oke? Goodbye..”

Dia mengecup keningku sesaat lalu berbalik dan berjalan menjauh.

Dugaanku benar, apa yang kutakutkan selama ini benar-benar terjadi. Tuhan, kenapa ini harus terjadi lagi padaku?

FASHBACK END

_____

Setelah hari itu, selalu saja ada airmataku yang jatuh tiap hari. Selalu ada waktu untuk memikirkannya. Dan selalu ada lahan kosong dalam benakku, untuk merasakan lubang besar yang mungkin sudah menganga didadaku. Setiap hari.

Aku merindukannya. Sangat sangat merindukannya.

Tapi aku juga membencinya. Aku benci saat melihatnya bersama yeoja sialan itu. Aku benci saat melihatnya memeluk yeoja itu. Atau saat melihatnya menggenggam lembut tangan yeoja itu.

Aku mengacak rambutku frustasi. Aku ingin dia kembali padaku. Hanya dia!

Hati dan pikiranku terus berteriak, ‘Tidak bisakah kau kembali padaku?’

Airmataku mengalir lagi. Dan kemudian aku bertekad akan satu hal.

_____

Aku merubah penampilanku hari ini. Menjadi seseorang yang baru, kurasa. Kucoba membuka lembaran hidupku yang baru. Seperti manusia yang baru dilahirkan ke bumi, kupasang senyuman diwajahku.

“Gikwang-ah!”

Yang dipanggil menoleh kearahku dan balas melambai. Aku sedikit berlari menghampirinya. “Joon-ah! Ada apa?”

“Apa kau melihat Doojoon?” tanyaku setelah mengatur nafasku yang sedikit berantakan.

“Hm, kalau tidak salah tadi dia ke aula bersama Tiffany.”

“Oh, begitu. Oke, gomawo Gikwang-ah!”

“Ye, sama sama, Joon-ah!” Gikwang tersenyum manis. Bisa kulihat tatapan iri dari yeoja lain disekitarku.

Aku berjalan kea rah aula. Setelah melewati Gikwang, ujung bibirku terangkat membentuk sebuah seringai. Entah setan dari mana yang berhasil merasukiku.

Begitu sampai di aula, aku mendengar suara-suara aneh. Seperti orang yang mendesah. Padahal aula ini sepi. Cuma ada beberapa mahasiswa disini. Bisa dihitung dengan jari.

Aku berjalan lurus ke tembok belakang aula. Aku tau dia ada disini. I can feel him..

Aku membelalakkan mataku begitu melihat apa yang ada didepanku. Itu memang dia. Tapi aku tidak menyangka dia akan berbuat seperti ini.

Doojoon memojokkan tubuh Tiffany di tembok dan menciumnya dengan kalap. Kulihat tangannya juga menelusup ke balik kaos yang dipakai Tiffany. Mungkin sedang ‘bermain’ dengan sesuatu disana.

Mereka berdua tetap asyik dengan kegiatannya. Sama sekali tak menyadari keberadaanku. Perlahan, kukeluarkan benda yang sedari tadi ada dibalik mantelku.

Setetes airmata kembali jatuh dipipiku.

“Oppa..” ucapku lirih.

Benar dugaanku, mereka berdua terlihat kaget dan menoleh ke tempatku berdiri. Sekitar 2 meter dari mereka.

DOORR!!

Tembakan pertama tepat mengenai sasaran. Leher Tiffany mengeluarkan banyak darah. Tubuhnya langsung tergeletak tak bernyawa dilantai.

Doojoon terlihat sangat kaget. Dia menatap tubuh Tiffany dilantai dan kemudian menatapku. “Hyo-Hyojoon? Apa yang kau lakukan?!” teriaknya marah.

“Kau bisa lihat dengan matamu sendiri, oppa.” ucapku datar dan tanpa ekspresi.

Dan sedetik kemudian, pistol ditanganku mengarah pada Doojoon.

“Jika aku tak bisa memilikimu, maka tidak boleh ada orang yang memilikimu, oppa..”

DOORR!!!

Peluru keduaku tepat mengenai tempat dimana jantungnya berada. Tubuh Doojoon juga merosot ke lantai. Tergeletak dilantai dengan mata terpejam.

Aku berjalan mendekati tubuhnya. Kusingkirkan tubuh Tiffany dengan kakiku. Walaupun sudah tak bernyawa, dia tak boleh dekat dengan Doojoon, namja-ku.

Aku berlutut disamping tubuh Doojoon. Jariku bergerak meraba tiap inci wajahnya. Kukecup pipinya sekilas.

“Hanya dengan cara seperti ini cinta kita akan abadi, oppa. Saranghae..”

Sebentar lagi kita berjumpa, oppa..

Kupejamkan mataku. Bisa kurasakan mulut pistol yang dingin menyentuh bagian kepalaku.

DOORR!!!

Dan tembakan ketiga membuat semuanya gelap.

FIN

16 thoughts on “[Friends FF] Sad Love Story

  1. hyohae says:

    acieee kang hyojoon mati
    haleeh aku aja blm smpet liat ini ff di edit sama sungmi, tapi hasilnya kereeeen (menurut aku) hehhe😀
    makasih ya bocaaaah :-* makasih ya sunghee :-* :))

  2. dhila_アダチ says:

    aaah, hyojoon…
    ganyangka karena kecewa bisa bunuh orang n bunuh diri sendiri…
    suka ama ceritanya, emang krna ficlet jadi alurnya sdikit trasa lebih cepat…hoho…
    semangat buat nulis lgi ya eonn😀

    • hyohae says:

      waaahhh gomawo🙂
      iya nih, disini hyojoonnya lagi di buat terlalu obsesi dan psycho ^^v
      iyaya aku juga baru nyadar ini cerita nya singkat –”
      okee ayo semangat \m/
      wah eonnie? berarti aku lbh tua, hmm baiklah hahahay =))

      • dhila_アダチ says:

        haha… semangaat… ^o^9
        gatau juga sih siapa yg lbih tua ._. aku sering cari aman manggil smuanya eonni. aku lahir seminggu setelah sunghee, 96liners😀
        #sungheebatuk2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s