[FF] Fly With Me

Oke, chukkae buat Cika unnie FF requestnya dah jadi nih😉 Semuanya happy reading ya…jgn lupa tinggalkan komen

– – –

Oke, hari ini masih seperti biasa. Membersihkan sekolah. Sangat membosankan. Tapi memang itu pekerjaanku. Di sela acara (ceileh bahasanya) aku selalu menyempatkan diri untuk menulis di buku ini. Well, aku harus membersihkan kelas sekarang. Bye.

Choi Yoonmi menutup buku di tangannya. Dia lama termenung. Sebenarnya keluarganya tidak terlalu miskin, hanya saja syarat ia bisa bersekolah gratis di sekolah favorit ini ya satu. Setiap pagi membersihkan sekolah. Yoonmi menerima syarat itu karena tidak tega juga pada orang tuanya. Orang tuanya menginginkan yang terbaik untuk Yoonmi, dia sendiri menurut saja. Dan jadilah dia bersekolah di Miracle High School ini. Sekolah bertaraf internasional dengan siswa-siswi borjunya.

Yoonmi meletakkan sapu yang telah selesai ia gunakan di tempatnya. Ia melirik jam. Pukul setengah 7. Dia mendesah. Sekolah masuk jam 7 tapi masih sepi sekali di sini. Biasa, orang kaya. Begitu pikir Yoonmi.

Yoonmi menendang sapu karena kesalnya. Tapi akhirnya sapu itu terjatuh dan seperti domino, mendorong pel, pengki, kemoceng yang di gantung, dan kawan-kawan. Bahkan menyenggol sebuah vas bunga dan memecahkannya. Yoonmi melongo. Sedetik kemudian dia mendengus.

“Aish..jinja jeongmal!” Dia menghentakkan kakinya kesal dan segera membereskan alat-alat kebersihan itu.

“Benar-benar…kenapa kalian tidak pernah menurut padaku sih?!” seru Yoonmi kesal. Dia mengangkat sebuah sapu dan hendak memindahkannya namun terdengar suara rintihan.

“Aduh…lihat-lihat dong! Cewek tengik,” kata seseorang. Dari suaranya pasti laki-laki. Yoonmi berbalik. Seorang cowok tinggi, putih pucat, dan berwajah sadis sedang menatap ke arahnya tajam. Tangannya memegangi perutnya yang sepertinya terkena gagang sapu. Yoonmi terdiam, tidak tahu mau berbuat apa.

“Kau ngapain berdiri di depan lokerku? Mau memasukkan bangkai tikus?” katanya datar tanpa ekspresi dan intonasi yang tepat. Yoonmi tersentak. Dibilang cewek tengik masih mending, tapi ini difitnah, saudara-saudara! Yoonmi jelas tidak terima. Begini-begini juga dia punya harga diri.

“Heh, anak konglomerat! Dengar ya, aku tidak pernah berniat jahat sekali pun! Dan aku bukan cewek tengik, oke? Aku tidak sengaja!” bentak Yoonmi. Cowok itu terdiam.

“Minggir,” katanya seraya mendorong Yoonmi ke samping dengan agak lembut. Yoonmi pasrah tubuhnya dikesampingkan. Cowok itu membuka lokernya dan menyingkirkan kepala Yoonmi dengan pintu loker. Yoonmi mendengus. Cowok itu lalu memasukkan sesuatu ke dalam lokernya. Dia lalu menutup lokernya kembali.

“Syukurlah tidak ada bangkai lagi.” Cowok itu tersenyum setengah. Yoonmi menatap cowok itu terus-menerus. Dia heran, apa sih yang dibicarakan oleh cowok ini?

“Cho Kyuhyun. Kau?” Kyuhyun, cowok itu, mengulurkan tangan. Yoonmi ragu sejenak.

“Hei, beribu-ribu wanita menunggu untuk berjabat tangan denganku. Kali ini aku mengajak berjabat tangan duluan. Kalau kau menolak, kau rugi.”

“Aish…baru kali ini aku menemukan cowok senarsis kau.” Yoonmi menepiskan tangan Kyuhyun. Kyuhyun tersentak, tapi dia hanya mengangkat alis.

“Jadi kau menolakku ya..” Kyuhyun mengangguk-angguk. Yoonmi mengangkat alis, heran.

“Aku tidak suka sikapmu. Dari awal kau sudah berpikiran jelek tentangku,” kata Yoonmi. Kyuhyun memutar bola matanya.

“Ah baiklah…mian. Jadi siapa namamu?”

“Choi Yoonmi.”

“Baiklah, selamat bekerja. Tadi di sana aku lihat masih ada debu.” Kyuhyun menepuk pundak Yoonmi lembut dan menunjuk ke suatu arah.

“Sudah ya. Selamat bekerja, Miku.” Kyuhyun melengos pergi.

“YAH! Namaku Yoonmi, bukan Miku!” seru Yoonmi karena Kyuhyun sudah menjauh. Kyuhyun mengangkat sebelah tangan dan mengacungkan tiga jarinya.

“Anggap saja panggilan sayang dariku,” katanya ringan dan berbelok di koridor. Yoonmi tertegun. Tak berapa lama dia mendengar beberapa cewek berteriak memanggil nama Kyuhyun.

= = =

“Yoonmi sshi, kau sudah mengerjakan PR?” kata Hyorin, teman Yoonmi.

“PR apalagi? Tidak cukupkah selama liburan kemarin kita diberi seabrek tugas?” kata Yoonmi sambil lalu. Dia sedang mengeluarkan buku dari tasnya.

“Yah, kita baru diberi PR sama Kyuhyun sunbae, anak kelas 3-2.”

“Hah? Memang dia siapa? Seenaknya saja memberi PR pada kita.” Yoonmi mendengus. Dia mengingat insiden dengan Kyuhyun tadi pagi. Oh, jadi dia kakak kelasku, pikir Yoonmi.

“Kau ini…waktu minggu kemarin kan Lim saem tidak hadir, jadi digantikan oleh Kyuhyun. Dia kan matematikanya jago. Sering menjuarai olimpiade matematika. Jadi, guru sudah mempercayai dia untuk menggantikan guru matematika yang tidak hadir.”

“Minggu kemarin? Kok aku tidak tahu?”

“Ah ya…kau kan waktu itu pingsan di UKS.” Hyorin duduk di sebelah Yoonmi.

“Oh…insiden itu,” Yoonmi bergumam. Tapi Hyorin mendengar gumamannya dengan jelas.

“Kamu itu sebenarnya kenapa sih? Tiba-tiba pingsan.”

“Engh…waktu itu kalau tidak salah aku tertimpuk bola basket. Kebetulan aku sedang tidak enak badan jadi langsung pingsan di tempat.”

“Hah? Kenapa pula bisa tertimpuk bola?” Hyorin heran. Dia memiringkan duduknya sehingga menghadap Yoonmi. Yoonmi melirik Hyorin sebentar.

“Waktu itu aku sedang membersihkan lapangan basket. Aku lupa kalau masih ada yang latihan. Aku jalan agak ke tengah lapangan dan ada bola yang nyasar ke kepalaku,” jelas Yoonmi datar tanpa intonasi. Hyorin tercengang. Sedetik kemudian dia terbahak.

“Ya ampun Yoonmi…kau ini polos atau bego sih? Masa ada orang lagi latihan sampai tidak sadar?”

“Waktu itu aku sedang melamun! Jelas saja tidak sadar!” Yoonmi mengelak. Hyorin masih tertawa.

“Kau ini melamunkan apa sih? Nilai sudah bagus, keuangan biasa saja kan? Masalah cinta? Punya pacar saja tidak.”

“Aish jinja..” Yoonmi berpura-pura akan menonjok Hyorin. Hyorin makin terbahak. Dia lalu merangkul pundak Yoonmi.

“Aigoo…santai, kawan. Aku hanya bercanda. Kau ini sentimen sekali.”

“Aish..ini gara-gara Kyuhyun!”

“Mwo?” Hyorin melepaskan rangkulannya. “Kau sudah mengenalnya?”

“Kita bertemu tadi pagi…” Yoonmi membuka-buka buku fisika. Tapi dia tidak membacanya melainkan hanya melihat-lihat gambarnya.

“Lalu?” Hyorin bosan terlalu lama menunggu.

“Ya..itu.” Hyorin tertegun.

“YAH! Intonasimu salah! Kau mengucapkannya seolah-olah masih ada sekuel dari kalimatnya! Dasar..” Kini giliran Yoonmi yang terkekeh.

“Siapa peduli dengan intonasi,” bel berdering, “aku ke kantin.” Yoonmi melengos pergi.

“Yah! Aku ikut!”

Di kantin terdengar suara-suara ribut. Rupanya ada seseorang yang sedang dikerubuti oleh cewek-cewek borju. Yoonmi melirik ke arah keributan itu. Dia tidak terkejut ketika didapatinya Kyuhyun yang tengah dikerubuti oleh banyak perempuan. Saat itu pula Kyuhyun sedang melirik ke arahnya. Sekilas Kyuhyun tersenyum dan menghampiri Yoonmi. Yoonmi diam mematung. Matanya terus menatap Kyuhyun. Hyorin di sebelahnya heran, tapi dia senang karena bisa melihat Kyuhyun dari dekat. Cewek-cewek yang mengerubungi Kyuhyun kesal dan menggerutu sendiri. Namun tak ada yang peduli.

“Kudengar kau suka lari estafet?” tanya Kyuhyun ketika dia berada di hadapan Yoonmi. Hyorin sadar dia hanya akan mengganggu.

“Yoonmi ah, aku cari meja ya. Nanti penuh.” Hyorin mengedipkan sebelah mata dan beranjak pergi. Yoonmi hanya meliriknya. Dalam hati, Yoonmi menggerutu. Yoonmi pun menatap Kyuhyun lagi.

“Ne. Wae?”

“Aku ketua klub estafet. Ketua klub estafet putri bilang mereka kekurangan satu pelari lagi. Kau mau ikut?” Yoonmi berpikir sejenak.

“Untungnya apa untukku?” tanya Yoonmi akhirnya. Kyuhyun merubah posisi berdirinya. Dia memasukkan kedua tangan ke dalam saku celana.

“Keuntungannya, bisa melatih bakatmu lari estafet, punya teman baru, belajar berorganisasi, kerja sama, dan lain-lain. Mau?”

“Hm…kapan latihannya?”

“Dimulai nanti sore. Jadi kau ikut ya. Akan kulaporkan pada ketua klub estafet cewek.” Kyuhyun pun melengos pergi. Yoonmi melongo.

“Yah! Aku kan belum bilang mau!” seru Yoonmi. Kyuhyun berbalik.

“Tenang saja, Miku. Kudaftarkan segera.” Kyuhyun mengedipkan sebelah mata. Beberapa cewek yang melihatnya langsung histeris. Kyuhyun cepat-cepat pergi dari tempat itu.

Aish…berhentilah memanggilku Miku! batin Yoonmi kesal. Dia lalu memutuskan untuk mencari Hyorin. Dia menceritakan semuanya.

= = =

“So, kau member baru ya?” kata Hayoung, ketua klub estafet cewek. Yoonmi hanya mengangguk.

“Lho? Kau ini kan tukang bersih-bersih sekolah kita. Kau tidak pantas ada di sini!” ejek Hyunrin, wakil ketua. Yoonmi memutarkan bola mata.

“Setidaknya aku terdaftar sebagai murid di sini dan semua murid berhak mengikuti klub.” Yoonmi mengangkat dagunya, menantang. Hayoung geram.

“Baiklah, kita tes dulu anak baru ini. Raerim! Cepat tes dia! Suruh lari keliling lapangan 100 m 5 kali!” seru Hayoung. Yoonmi tersentak.

“Hey! Lari estafet itu lari jarak pendek! Batas maksimal kan 20 m! Kenapa aku harus lari keliling lapangan besar itu 5 kali?!” seru Yoonmi. Hayoung melirik Yoonmi dengan tatapan jijik. Dia lalu berjalan mendekat ke arah adik kelasnya itu. Tubuhnya yang lebih tinggi 6 cm dari Yoonmi tidak membuat gadis itu gentar. Yoonmi malah mendongak, menantang seniornya.

Hayoung mendekatkan wajahnya ke wajah Yoonmi. Ia menatap gadis itu sadis.

“Aku ketua klub ini. Kau harus menuruti setiap perkataanku,” ucap Hayoung pelan namun bernada mengancam. Yoonmi mundur selangkah.

“Ketua klub ini tak hanya kamu. Cho Kyuhyun juga,” kata Yoonmi santai. Hayoung dan lainnya tersentak.

“Aah…jadi Kyuhyun yang memasukkanmu ke sini?” tebak Raerim. Yoonmi menoleh ke arah Raerim. Lalu dia mengangguk. Itu membuat Hayoung semakin geram. Selama ini dia menyukai Kyuhyun namun Kyuhyun tidak pernah peduli padanya. Dia bersikeras menjadi ketua klub estafet, menggeser posisi Raerim, hanya untuk dekat dengan Kyuhyun. Raerim sebenarnya tidak terima, namun status Hayoung sebagai anak direktur perusahaan ternama dan paling berpengaruh di Korea membuat Raerim mau tidak mau mengalah. Hayoung bisa melakukan apa saja.

“Baiklah…kalau Kyuhyun yang memasukkanmu, pasti kau sudah berbakat. Ya sudah sanah latihan. Hyunrin! Bawakan aku peralatan merawat kukuku! Kuku ini sudah pucat warnanya..” Hayoung memainkan kukunya sambil pergi dari tempat itu. Ia duduk di tempat yang teduh di pinggir lapangan. Yoonmi kesal melihatnya.

“Sudahlah…tidak usah perdulikan mereka, tunjukkan saja bakatmu.” Raerim menepuk pundak Yoonmi lembut. Yoonmi menatap Raerim yang tersenyum kepadanya.

“Aku tidak akan melakukan hal seperti itu padamu. Aku akan mendukungmu. Gantikan posisiku suatu saat nanti.” Raerim berjalan ke lapangan. Di lapangan terlihat anggota klub putra sedang berlatih. Yoonmi mengikuti di belakang Raerim.

“Posisimu sebagai?” tanya Yoonmi sambil berlari menyusul Raerim.

“Ketua yang sebenarnya.” Raerim tersenyum getir. Yoonmi terdiam. Raerim menatap ke arah Kyuhyun yang sedang melakukan pemanasan.

“Kau pasti gadis yang disukai Kyuhyun,” kata Raerim sambil terus menatap ke arah Kyuhyun. Yoonmi menoleh.

“Ne? Kurasa tidak. Sikapnya menyebalkan sekali! Dia memfitnahku memasukkan bangkai ke lokernya! Aku sendiri jijik pada bangkai,” Yoonmi begidik. Raerim terkekeh. Gadis yang lebih tua satu tahun dari Yoonmi itu memandang adik kelasnya dengan tatapan sayang.

“Dia memang begitu, Yoonmi ah. Dia selalu bersikap jahil pada cewek yang dia sukai. Lama kelamaan sikapnya pasti melembut. Dia juga begitu padaku.” Yoonmi tersentak. Dia menatap Raerim heran. Raerim tersenyum.

“Dulu aku menyukainya, namun sekarang aku dan dia saudara. Kakakku menikah dengan kakaknya.” Raerim terkekeh pelan. Yoonmi tersenyum tipis.

“Masalah bangkai itu…kau tahu sendiri kan banyak cewek yang suka padanya?” Yoonmi mengangguk. Dia tersugesti oleh klub cowok, dia jadi ikut-ikutan melakukan pemanasan.

“Nah, semua cewek memang menyukai Kyuhyun, tapi cowoknya tidak. Mereka membenci Kyuhyun. Memang ada juga yang mau menjadi temannya dan mendukung Kyuhyun tapi kebanyakan tidak. Sekolah ini mementingkan gengsi, Yoonmi. Kyuhyun yang menjadi idola semua wanita dibenci oleh sebagian besar pria di sini.” Tatapan Raerim menerawang.

“Jadi loker Kyuhyun sering dimasukkan bangkai oleh anak-anak cowok?” tanya Yoonmi sambil meregangkan otot lengannya.

“Tepat.” Raerim ikut melakukan peregangan. Mereka berdua lalu menatap ke arah Kyuhyun. Kyuhyun menoleh ke arah mereka berdua dan tersenyum. Dia lalu menghampiri mereka berdua.

“Annyeong, dongsaeng ah!” sapa Kyuhyun pada Raerim. Raerim tersenyum riang pada Kyuhyun.

“Ne, oppa!” Raerim terkekeh. Kyuhyun tertawa kecil.

“Hei, kita hanya berbeda 3 bulan! Tidak usah memanggilku oppa..” Kyuhyun masih terkekeh.

“Kalau begitu jangan memanggilku dongsaeng juga!” Raerim tersenyum. Yoonmi menatap keduanya dengan senyum.

“Arrasseo, sister.” Kyuhyun melirik Yoonmi.

“Miku! Bagaimana? Kau suka masuk klub ini? Kalau ada apa-apa hubungi Raerim saja.” Kyuhyun tersenyum. Yoonmi terpana. Di hadapan Raerim, Kyuhyun bisa menjadi periang seperti ini. Yoonmi berpikir, apa mungkin sebenarnya Kyuhyun menyukai Raerim? Atau hanya Kyuhyun yang memiliki kepribadian ganda?

“Kyuhyun ah! Cepat kemari. Ayo kita coba sekali latihan lagi!” seru Eunhyuk, rekan setim Kyuhyun. Dia sama sekali tidak membenci Kyuhyun. Malah dia bersahabat baik dengan Kyuhyun.

“Ne!” seru Kyuhyun pada Eunhyuk. “Oke, aku harus latihan lagi. Hwaiting!” kata Kyuhyun pada dua gadis itu. Mereka berdua tersenyum.

“Sikapnya melembut kan?” tanya Raerim. Mereka sekarang bersiap berlari. Bukan berlari estafet, hanya berlari-lari kecil saja.

“Hm..ya. Tapi, unnie, apa dia itu…kepribadian ganda?” tanya Yoonmi. Raerim yang sudah berada dalam posisi siap langsung terbahak. Yoonmi pun melakukan posisi siap sambil terus menatap Raerim heran.

“Waeyo, unnie? Aku serius!” Yoonmi kesal. Tapi dalam hati ia tertawa. Melihat Raerim tertawa lepas seperti ini membuatnya senang. Entah kenapa.

“Ani…Kyuhyun sehat dan normal seutuhnya kok. Dia tidak berkepribadian ganda.” Raerim menahan senyum. Yoonmi mengangguk. Mereka berdua siap di posisi masing-masing.

“Ready…set…go!” seru Raerim. Mereka berdua pun berlari menabrak angin. Kaki mereka seakan terbang. Yoonmi rindu saat-saat seperti ini. Dia memang suka berlari.

= = =

Yoonmi dan Hyorin sedang berjalan di koridor sekolah. Mereka berjalan sambil membicarakan tentang klub estafet. Yoonmi meluapkan kekesalannya.

“Lee Hayoung itu benar-benar keterlaluan! Ketua macam apa dia? Sampai menggeser posisi Raerim unnie. Aku tidak terima! Hari pertamaku di sana langsung dimarah-marahi!” Yoonmi menggerutu. Hyorin diam mendengarkan.

Yoonmi terus menoleh ke arah Hyorin di samping kirinya. Dia tidak melihat bahwa di hadapannya ada pintu lab komputer yang dibuka. Kontan saja Yoonmi menabrak pintu itu dan hampir terjengkang kebelakang andai saja Yoonmi tidak bisa menjaga keseimbangan. Hyorin terkejut. Begitu pula dengan yang membuka pintu. Dia melongokan kepala ke balik pintu, ke arah Yoonmi.

“Ah..mian,” ucapnya ringan dan berlalu pergi. Yoonmi memegangi jidatnya yang rasanya sudah maju setengah mili itu.

“Hei, bukankah itu Kyuhyun?” tanya Hyorin pelan. Yoonmi menatap namja yang tadi membuka pintu. Benar saja, itu Kyuhyun.

“Aish…dia itu benar-benar punya kepribadian ganda apa…” gerutu Yoonmi.

“Ne?” Hyorin tidak mengerti karena Yoonmi tidak menceritakan tentang Kyuhyun yang mendadak baik hati. Yoonmi hanya menggeleng tidak jelas.

= = =

“Miku!!” panggil Kyuhyun di depan kelas Yoonmi. Seisi kelas langsung riuh. Yang perempuan langsung teriak histeris, yang laki-laki langsung menggerutu. Yoonmi mendengus dan menghampiri sunbaenya itu.

“Ne. Wae?” ucap Yoonmi ketus. Masih kesal dengan insiden kemarin.

“Ini berita penting! Ayo ikut aku!” Kyuhyun langsung menarik, tepatnya menyeret, Yoonmi pergi.

“YAH! Cho Kyuhyun! Sebentar lagi pelajaran dimulai!”

“Siapa peduli dengan pelajaran?” ucap Kyuhyun enteng.

“Kamu sih sudah pintar! Nah aku?”

“Bukankah nilaimu selalu bagus? Sudahlah ikut saja.” Yoonmi akhirnya menurut. Dia malas berurusan dengan namja berkepribadian ganda begini.

Kyuhyun membawa Yoonmi ke depan ruangan klub estafet. Di sana sudah berkumpul Eunhyuk dan Donghae, dua anggota klub estafet cowok. Yoonmi heran.

“Karena Siwon sedang cedera dan kami tidak mempunyai pelari laki-laki lagi…” Ucapan Kyuhyun terpotong Eunhyuk.

“Kita punya, hanya saja mereka bilang mau fokus pada ujian.”

Kyuhyun memutar bola mata dan menghela napas kesal.

“Ya maksudku itu. Dan waktu pertandingan sudah sebentar lagi, jadi kau ikut pelari putra saja ya..” kata Kyuhyun. Yoonmi melotot. Dia sangat kaget.

“Tapi…memangnya boleh?” tanya Yoonmi. Dia ragu dengan ide gila ini.

“Dandani saja dia seperti cowok,” celetuk Donghae. Kyuhyun tampak berpikir.

“Aku bisa minta bantuan kakakku untuk mendandaninya seperti cowok,” timpal Eunhyuk, membuat Kyuhyun makin berpikir.

“Oke, kita dandani dia seperti cowok saja. Rambutmu ini…coba ikat begini.” Kyuhyun memutar tubuh Yoonmi dan memegang rambut Yoonmi seakan sedang mengikatnya.

“Tidak terlalu panjang. Tidak mencurigakan. Atau kalau perlu potong segini..” komentar Eunhyuk sambil menunjuk-nunjuk rambut Yoonmi. Gadis itu semakin terkejut.

“Andwae! Jangan dipotong!!” serunya sambil melepaskan diri dari Kyuhyun.

“Lalu bagaimana?” tanya Kyuhyun.

“Hm..padahal ujung rambutmu ini sudah tidak terawat…sebaiknya dipotong saja,” bujuk Donghae.

“Iya..ayolah..demi tim kita…kalau ada kau kita pasti menang. Catatan waktumu baik sekali.” Giliran Eunhyuk yang membujuk.

“Nah, lihat sendiri, kan? Jadi ayo ikut saja.” Dan Kyuhyun pun tidak terlewatkan. Yoonmi terdiam.

“Er…”

“Sudahlah jawab iya!” seru ketiga namja itu kompak. Yoonmi berpikir sejenak. Akhirnya dia mengangguk. Tiga namja itu menjadi cerah.

“Gomawo, Yoonmi ah! You’re the best!” seru Eunhyuk girang. Donghae refleks ingin langsung memeluk Yoonmi namun gadis itu sudah ditarik Kyuhyun. Sehingga pelukan Donghae meleset dan dia malah memeluk tiang. Eunhyuk terbahak. Donghae menggerutu sendiri. Kyuhyun dan Yoonmi tersenyum. Kyuhyun lalu berbisik di telinga Yoonmi.

“Gomawo, Miku.”

= = =

Hari pertandingan sudah tiba. Yoonmi akhirnya mau memotong rambutnya menjadi seleher lebih sedikit. Rambutnya itu diikat buntut kuda. Dia memakai baju yang longgar supaya menutupi bentuk tubuh aslinya. Dadanya sekarang terlihat rata. Sora unnie dan Ahra unnie mamang jago mendandani orang. Bahkan mendandani seperti cowok pun ahli.

“Apa tidak mencurigakan? Aku pendek sedangkan kalian….” Yoonmi menatap ketiga namja di depannya. Ketiga namja itu saling pandang.

“Tapi Ryeowook anak kelas 3-5 juga pendek…” kata Donghae pelan. Dua namja lainnya mengangguk setuju. Yoonmi tidak bisa berkutik.

Raerim masuk ke ruang tunggu. Dia sekarang menjabat sebagai manager klub putra. Dia tidak terkejut ketika melihat Yoonmi berpenampilan seperti cowok karena dia sendiri ikut membantu mendandaninya.

“Yoonmi…apa dia perlu ganti nama? Atau palsukan identitasnya?” tanya Raerim. Kyuhyun yang menjawab.

“Sudah kok. Dia didaftarkan sebagai Cho Donghyuk.” Raerim menganga. Sementara Yoonmi hanya diam sambil menggerutu pelan.

“Gabungan nama kalian?” tanya Raerim sambil menunjuk tiga namja di hadapannya. Kyuhyun, Donghae, dan Eunhyuk mengangguk serempak.

“Bagus kan?” Eunhyuk terkekeh. Raerim hanya tersenyum salah tingkah. Dia menatap Yoonmi prihatin.

“Oke, pertandingan mulai 7 menit lagi. Ayo siap-siap,” ajak Raerim. Mereka semua pun bersiap.

Pelari pertama diisi oleh Donghae. Kedua Eunhyuk dan diteruskan ke Yoonmi yang disitu berperan sebagai Donghyuk. Pelari terakhir adalah Kyuhyun.

Kyuhyun melihat ke sekeliling. Dia terkejut ketika melihat semua member klub estafet berkumpul sambil menyemangati mereka. Mereka tidak tahu kalau Donghyuk itu Yoonmi. Wajar, karena Yoonmi selalu menunduk. Takut ada yang tahu.

“YAH! Kenapa saat pertandingan mereka semua hadir? Bilangnya ada urusan semua..” gerutu Kyuhyun kesal. Yang dimaksud hanya cengar-cengir sambil mengangkat spanduk penyemangat.

“Ready….set…GO!!” Donghae pun langsung berlari sekuat tenaga. Mengejar Eunhyuk di hadapannya. Dia pun mengoper tongkat estafet pada Eunhyuk. Eunhyuk langsung berlari dengan cepat. Dia tampak seperti angin saja. Yoonmi di hadapannya sedang berlari-lari kecil. Eunhyuk memberi aba-aba pada Yoonmi.

“Hyuk!” seru Eunhyuk. Yoonmi langsung menjulurkan tangan. Eunhyuk pun mengoper tongkat pada Yoonmi. Eunhyuk pun berlari-lari kecil.

“Rasanya seperti memanggil nama sendiri..” Eunhyuk terkekeh.

Yoonmi berlari sekuat tenaga, berusaha mengejar Kyuhyun.

“WOI!!” Yoonmi memberi aba-aba setelah dekat dengan Kyuhyun. Kyuhyun menoleh dan menjulurkan tangan. Dia memberikan senyum miringnya. Yoonmi begidik dan memberikan tongkat itu pada Kyuhyun. Namun tak disangka, Kyuhyun malah menarik tangan Yoonmi, membawanya berlari bersama.

“Miku! Lihat kita seperti terbang kan?” seru Kyuhyun senang.

“Heh heh heh!!! Aku mau dibawa kemana ini?!” teriak Yoonmi. Kyuhyun pun sampai lebih dulu di garis finish. Sekolah mereka pun menang. Namun ternyata Kyuhyun hanya melemparkan tongkatnya ke sembarang arah dan terus menyeret Yoonmi menjauh. Malangnya, tongkat itu mengenai kepala ketua panitia.

“YAH! CHO KYUHYUN!!!!” panggil beberapa orang. Kyuhyun tidak peduli. Dia terus menarik Yoonmi menjauh.

Ternyata Kyuhyun membawa Yoonmi ke lapangan sekolah. Yoonmi terengah-engah. Untung saja sekolah dan arena lomba itu cukup dekat. Kalau jauh, dia pasti sudah pingsan.

“Kau ini apa-apaan sih?!” sembur Yoonmi. Kyuhyun hanya tersenyum ringan.

“Aku hanya ingin menyampaikan kabar gembira.”

“Apa?” Yoonmi penasaran juga. Kyuhyun duduk di pinggir lapangan. Yoonmi mengikutinya. Dia duduk di sebelah Kyuhyun.

“Miku, mulai sekarang kau tidak perlu jadi tukang bersih-bersih lagi di sekolah. Ayahku memberikan beasiswa padamu. Nanti saat kau naik ke kelas 3, kau tidak perlu membayar lagi. Selama kelas 3 pun begitu.” Yoonmi senang.

“Tapi kenapa?” tanya Yoonmi.

“Nanti kau tahu sendiri. Berita kedua, kau diangkat menjadi ketua klub estafet putri, menggantikan posisi Hayoung.” Yoonmi hanya diam.

“Ketiga, nama Miku singkatan dari Yoonmi-ku.” Perasaan Yoonmi mulai aneh.

“Keempat, saranghae.” Jantung Yoonmi berdetak lebih kencang.

“Kelima, nawa gyeohronhaejullae?” tanya Kyuhyun. Yoonmi menoleh kaget pada namja di sebelahnya.

“Tapi aku ingin kuliah…”

“Arayo!” Kyuhyun memotong perkataan Yoonmi. “Kita menikah sesudah lulus kuliah saja.”

“Hah? Hm…bagaimana ya…aku memang ingin langsung nikah tanpa pacaran sih..tapi…”

“Aku sudah minta izin pada orang tuamu dan aku diizinkan.”

“NE?!” Yoonmi terkejut. Kyuhyun hanya tersenyum menggoda.

“Bagaimana? Mau kan..?” tanyanya lagi. Yoonmi berpura-pura merinding. Dalam hati dia tersenyum.

“Hmm…kalau itu maumu…”

“Baiklah, mulai sekarang kau calon istriku.”

“Yah! Aku belum bilang ma…” Ucapan Yoonmi lagi-lagi terpotong karena bibir Kyuhyun mencium bibirnya lembut. Yoonmi terpaku. Tanpa sadar dia membalas ciuman Kyuhyun. Kyuhyun pun melepaskan ciumannya.

“Hehe…itu DP. Kau jangan coba-coba pergi dariku ya.” Kyuhyun mengedipkan sebelah mata dan cepat-cepat berlari ke tengah lapangan, menjauhi Yoonmi.

“YAH!!! CHO KYUHYUN!!!!” Yoonmi geram. Dia lalu mengejar Kyuhyun. Tapi akhirnya mereka tertawa dan kejar-kejaran berdua.

“Jagiya…” ucap Kyuhyun menggoda, membuat wajah Yoonmi merah padam.

“Aish…Kyuhyun ah..” kata Yoonmi memelas. Tapi akhirnya dia tersenyum.

“Aigo oppa…kau tampan sekali! Sini kutampar wajamu!” Yoonmi berlari mengejar Kyuhyun lagi. Mereka berdua tertawa lepas.

Di kejauhan, Sora, Ahra, Donghae, Eunhyuk, Raerim, Hyorin, dan beberapa member klub estafet lain memandangi ke arah mereka sambil tersenyum. Sementara Hayoung dan gengnya hanya menatapnya kesal dan penuh dengki. Mereka pun pergi. Sementara yang lain masih menikmati pemandangan indah.

“Kyuhyun itu…bukan gay kan?” tanya seorang siswa kelas satu yang baru datang. Yang lain menoleh ke arahnya dengan terkejut. Saat mereka melihat Yoonmi yang masih berpenampilan seperti cowok, mereka langsung mengerti.

“Bukan, bukan. Kyuhyun itu lelaki sehat dan normal seutuhnya.” Mereka menjawab dengan kompak.

THE END

45 thoughts on “[FF] Fly With Me

  1. mrschokyuhyun says:

    Nisaaaaaa~kamssahamnida🙂
    Bacanya deg-degan!!wkwkwk~~ *melayang*

    Ya Tuhan~nisa berhasil membuatku melayang yang yang!

  2. mrschokyuhyun says:

    “Ketiga, nama Miku singkatan
    dari Yoonmi-ku.” Perasaan
    Yoonmi mulai aneh. *jantung udah dagdagdug*

    “Keempat, saranghae.” Jantung
    Yoonmi berdetak lebih kencang. *melayang*

    “Kelima, nawa
    gyeohronhaejullae?” tanya
    Kyuhyun. *semakin melayang*

    hhahaha~nis aku senyum geje bayangin yoonmi lari paling cepet😛 *aslinya kan lamaaa banget hahaha
    Makasi yah~sayang

  3. Ami_cutie says:

    aku gilaaaa!
    so, yeodongsaeng-ah..u finally come back!
    mood-ku bener2 bagus hari ini…
    emm..Hyorin? Itu aku (lagi)?
    more than just nice! keren! ringan tp ga biasa…hhe

  4. haeny_elfishy says:

    kekeke,
    cho dong hyuk ? nama yang aneh =@= *plakk*
    wookie dibilang pendek lagi, kasian bener ni orang . . .
    hae juga kasian bener , sini q peluk yeobo *peluk” hae*
    thumb up saeng !

    • sungheedaebak says:

      yah…namanya aja tiga namja terobsesi estafet, segala cara dilakuin sampe jadiin cwe sebagai cwo bernama Cho Dong Hyuk. aku sendiri geli bacanya. wkwkwk
      hehehe mian ya oppadeul.. ^^v
      oke tengkyu un

  5. haeny_elfishy says:

    @Nisa : namanya tetep aneh *ditabok kyueunhae* wkwkwk
    @mrschokyuhyun : annyeong🙂 (gapenting bngt saia!)
    @ami : biarin wkwkwk :-p

    • sungheedaebak says:

      biarin!!! salahin aja mereka bertiga

      di tempat kyueunhae..
      Kyu: asa ada yg ngomongin… *sambil maen PSP*
      Eun: aku sih ngerasa ada yg bilang kita aneh..
      Hae: masa? aku malah ngerasa klo kita disalahin..
      Kyueunhae: ada apa dengan kita?

      wkwkwkwk *gelo sendiri*

  6. dhikae says:

    hae~ mnta dicekek bini2nya wookie…ckkkkk
    wookie dibilang pndek.. tpi bnr sih… *kwkwkwk jgn ditimpuk
    kyu tu normal??? hahaha emng sypa blg dya abnormal *dkejar2 kyu-line
    ckkkk
    bgussss….
    aku ska crtanya… kyu sm yoonmi psangan sarap..wkwkwk
    good ff

  7. eunripark says:

    Kyaaaaaa Cho Kyuhyun berhenti membuatku gila~!!! Too much surprise, Cho Kyuhyun yang berkepribadian ganda dan diinginkan semua gadis disekolah—-KYA!!!!
    *Oke, komen gak penting* mhahaha, SUKA~ SUKAAAAAAAAA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s